Ditulis oleh Rahmadhanti Budi Purwanti, Ayu Syawal Linda, Shinta Nur Sa’diyah, Sari Lustina Simanullang, Dimas Akbar Tjakra Wijaya
Jombang, 11 November 2025 – Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan serius dalam upaya menghadapi krisis iklim di tingkat lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil survei awal, yang menunjukkan bahwa sebagian besar warga masih sering membuang sampah sembarangan, membakar sampah rumah tangga dan sampah yang tidak dikelola dengan baik, berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan peningkatan emisi gas rumah kaca, baik melalui penimbunan, maupun praktik pembakaran. Dalam konteks perubahan iklim, pengelolaan sampah menjadi salah satu aspek penting dari aksi mitigasi yang dapat dimulai dari lingkup rumah tangga.

Kegiatan proyek mata kuliah Sustainable Development ini bertajuk “Trash to Treasure: Empowering Community for Sustainable Living” yang dilaksanakan pada Selasa, 11 November 2025 di Balai Desa Jombatan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dengan melibatkan sekitar 30 orang masyarakat Dusun Jombatan I, Desa Jombatan sebagai peserta dengan memanfaatkan komunitas PKK desa sebagai jembatan untuk menjangkau warga dan memperkuat partisipasi komunitas. Dalam pelaksanaanya, kegiatan ini bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang dan Bank Sampah Induk Jombang, yang sebelumnya belum pernah terhubung secara langsung dengan Desa Jombatan. dengan ibu Ani… sebagai pemateri. Kehadiran program ini menjadi langkah awal membantu membangung koneksi dan jejaring antara pihak desa, pemerintah daerah, dan pengelola bank sampah.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, sekaligus memberdayakan komunitas sebagai aktor kunci dalam penerapan gaya hidup berkelanjutan di tingkat global. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai keterkaitan antara sampah rumah tangga dengan perubahan iklim, serta pentingnya peran individu dalam mendukung aksi iklim. Sesi utama kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi mengenai bahayanya sampah, edukasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, serta praktik pemanfaatan kembali sampah menjadi barang bernilai guna. Pendekatan partisipatif digunakan agar peserta tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan praktik.
Kegiatan Trash to Treasure sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) goal 13, yaitu Climate Action, yakni mendorong aksi mitigasi perubahan iklim melalui pengurangan limbah dan perubahan perilaku sehari-hari. Lebih lanjut, hasil pendampingan dan penguatan koordinasi dengan mitra, yakni Bank Sampah Induk Jombang, mendorong pembentukan komunitas bank sampah di Desa Jombatan. Kegiatan ini memperluas kontribusi program yang tidak hanya pada SDG goal 13 khususnya target 13.3 yang menekankan peningkatan pendidikan, kesadaran dan kapasitas manusia dalam mitigasi perubahan iklim, tetapi juga pada goal 11.6 yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan melalui pengelolaan sampah di kota dan permukiman yang berkelanjutan. Pembentukan komunitas bank sampah menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola lingkungan berbasis komunitas dalam pembangunan permukiman yang lebih berkelanjutan.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan dan tujuan program, terdapat beberapa rekomendasi yang dapat dipertimbangkan oleh berbagai pihak. Pemerintah desa dapat menyediakan fasilitas pemilahan sampah rumah tangga serta mendukung program edukasi lingkungan berbasis komunitas. Pihak lembaga pendidikan dan komunitas lokal dapat secara rutin mengadakan pelatihan pengelolaan sampah dan gaya hidup berkelanjutan, secara inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Sementara itu, organisasi masyarakat sipil dapat berperan dalam memperluas sosialisasi dan pendampingan agar praktik Trash to Treasure dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Referensi
Setyaningrum, I. (2015, May). KARAKTERISTIK PENINGKATAN PENGELOLAAN SAMPAH OLEH MASYARAKAT MELALUI BANK SAMPAH. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 4(2), 185-196.
SHOLIHAH, K. K., & HARIYANTO, B. (2020). KAJIAN TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI INDONESIA. Swara Bhumi, 3(3), 1-9.
UN Department of Economic and Social Affairs Sustainable Development. (2015). THE 17 GOALS | Sustainable Development. Retrieved December 18, 2025 from Sustainable Development Goals
