Testimoni Alumni

“Bagi saya, Program Studi Hubungan Internasional UPN ‘Veteran’ Jawa Timur tidak hanya memberikan bekal akademik, tetapi juga membentuk kesiapan dan pola pikir yang dapat diterapkan secara nyata dalam lingkungan kerja. Selama menempuh pendidikan di Program Studi Hubungan Internasional, saya memperoleh pemahaman dan kemampuan analisis yang relevan dengan pekerjaan saya saat ini di olingkungan birokrasi. Mata kuliah seperti Analisis Kebijakan Luar Negeri, Politik Luar Negeri Indonesia, serta Hukum Internasional membantu saya memahami cara menganalisis isu, menyusun regulasi dan kebijakan berbasis data; dari berbagai perspektif. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting yang sangat membantu saya dalam menjalankan tugas dan memahami dinamika kerja di sektor publik.”
Cahya Maghfira Prasetya (Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Kementerian Hukum)
“Sebagai alumni, saya mendapat banyak sekali ilmu yang tentunya relevan dengan pekerjaan saya saat ini yaitu sebagai staff NGO Handaruan Institue. Mata kuliah seperti SDGs dan GSPG membantu saya memahami bagaimana permasalahan yang ada di masyarakat dan bagaimana merumuskan solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tidak hanya secara teori, namun juga praktek secara langsung melalui project lapangan. Kolaborasi antara teori dan praktek lapangan ini tentunya sangat mendukung saya dalam dunia kerja profesional”
Putri Nauli Sinaga (Researcher at Handaruan Institute)


“Selama berkuliah, ketertarikan saya akan aktivisme mendapatkan tempat untuk berprogress. Saya terbantu dalam mata kuliah Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs dalam ragam agenda aktivisme yang saya ikuti. Pekerjaan saya hari ini bertemu dengan berbagai ragam orang dengan latar belakang yang multikultural. Proses pembelajaran mata kuliah SDGs tidak hanya materi tetapi juga melalui praktik lapangan menjadi pengalaman yang saya terapkan dalam pekerjaan saya. Praktik itu membantu saya bisa membicarakan ragam topik, membantu dalam melakukan pendekatan yang humanis serta melayani banyak kelompok masyarakat di beberapa provinsi di Indonesia. Bersyukur sekali bisa berkesempatan menempuh pendidikan dengan mata kuliah serta tenaga pendidik yang terbaik disini.”
Grace Lumban Gaol (Former YLCC Campaign Coordinator di Teens Go Green Indonesia)
“Semasa kuliah di Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur, tentunya banyak yang didapatkan baik akademik maupun non-akademik sebagai bekal di kehidupan setelah perkuliahan entah bekerja ataupun wirausaha. Di program studi ini, hardskill dan softskill akan diasah oleh tenaga pendidik yang kompeten hingga pada lingkungan yang supportif, sehingga terasa sekali manfaat yang didapat untuk dapat diaplikasikan di dunia kerja ataupun wirausaha. Mata kuliah yang menurut saya menjadi dasar dalam menghadapi dunia setelah perkuliahan adalah diplomasi, karena jelas manusia adalah mahluk sosial dan diplomasi sebagai perantaranya. Dalam mata kuliah ini kita mendapat ilmu mulai dari etika, berpenampilan, analitical thinking, komunikasi, bernegosiasi/lobbying. Selain itu, Mata kuliah ini sangat bermanfaat pada pekerjaan saya dibidang protokol pemerintahan sekaligus hubungan masyarakat. Bagaimana berhadapan langsung dengan kepala daerah, dengan anggota legislatif daerah hingga pada lapisan masyarakat luas, tentunya memerlukan pendekatan-pendekatan yang bersifat analitical thinking, strategis dan humanis, itu semua ada di mata kuliah diplomasi bahkan di mata kuliah lainnya yang hanya bisa didapat di Program Studi Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur.”
Yanuar D. Rizqi (Bagian Informasi & Protokol, Sekretariat DPRD Kota Surabaya)


“Studying International Relations has contributed three important things that are closely connected to my achievements so far. First, it shaped my habit of staying updated with the latest news and global developments every day. Second, the culture of open and healthy discussion in class trained me to think critically from multiple perspectives without discrediting different viewpoints. Third, the demand to remain open-minded became a gateway for me to connect with and better understand global issues, while significantly improving my ability to communicate across cultures, religions, and political perspectives. These three aspects have proven highly valuable in both my professional career and my journey as an academic.”
Arauf Aji Harindra Sakti (PhD student Waseda University, Japan)
“2021 menjadi tahun yg sangat berkesan bagi perjalanan akademik saya, tentunya dengan dukungan penuh jajaran staf Departemen Hubungan Internasional (HI). Perjalanan tersebut dimulai dengan mengikuti program Bilateral International Credit Transfer (ICT) di Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia dengan pilihan matakuliah U.S. Foreign Policy. Pengalaman pembelajaran multikultural dan kesempatan untuk saling bertukar sudut-pandang sewaktu mengikuti program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di University of Pécs, Hungaria juga sangat berkesan dalam berbagai matakuliah, antara lain Tourism Geography, Geography of Elections, Geopolitics, dan EU in International Affairs. Meski demikian, terdapat beberapa momen ketika perkuliahan di HI cukup berkesan dalam mencapai tahapan selanjutnya dalam perjalanan akademik saya. Diplomasi I dan II menjadi landasan utama dalam penyelesaian skripsi S1 bertopik Diplomasi Budaya. Matakuliah Ekonomi Politik Internasional menjadi pengantar yg cukup krusial dalam persiapan menyusun tesis S2 bertopik Global Value Chain. Terakhir, Analisis Kebijakan Luar Negeri juga menjadi matakuliah yang membekali saya dalam penyusunan proposal riset untuk pendaftaran S3.”
Cakra Diaz Pratama (Master Student Ludovika University of Public Service, Hungary)

