Ditulis oleh Fiski Nihayah Manggali, Zurnia Maghlin, Farah ayu riswandani, Aqila Dewi Sayrindra, Dani Zaida Inayah
Surabaya, 21 Oktober 2025 – Bullying bukanlah masalah kecil atau masalah anak-anak semata, bullying dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan mental, kepercayaan diri, ataupun hubungan sosial seorang anak. Namun, kasus tersebut masih marak terjadi, bahkan sampai ada korban yang tidak mau sekolah lagi atau bahkan sampai meninggal. Untuk itu, kami menciptakan program sosialisasi dengan judul ‘Cool Kids Don’t Bully’, kegiatan sosialisasi anti bullying untuk siswa di SDN Airlangga 1. Kegiatan ini menghadirkan 2 pembicara dari sahabat belajar dan 1 dari pihak dispendik dan dihadiri oleh 26 siswa kelas 4C. peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami mengenai bullying dan bagaimana cara mengatasinya ketika kita menjadi salah satu korban bullying di sekolah maupun di lingkungan sekitar.
Pemilihan tema anti bullying berangkat dari kondisi siswa – siswi yang masih awam dan masih membutuhkan bimbingan tentang lingkungan sosial. Tujuan lain dalam project ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para siswa dan siswi terkait bullying dari bentuk-bentuknya sampai ke cara mencegahnya, lebih lanjut lagi project ini bertujuan untuk meningkatkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman untuk seluruh siswa. Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi, kemudian sesi sharing session dan dilanjutkan awarding. selama sesi acara berlangsung pemateri menyampaikan dengan metode mendongeng agar lebih menarik dan mudah diterima bagi para siswa dan siswi.
menurut data yang kami temukan terdapat 26% tingkat bullying pada anak sd. Sedangkan untuk anak smp 25% dan anak sma 18,5%. dari data ini juga menunjukan ada beberaapa jenis pembullyan di tingkat sekolah, yaitu menggunakan fisik sebanyak 55,5%, secara verbal 29,3%, dan pesikologis sebanyak 15,2%. Di Surabaya sendiri terdapat 13,4% memiliki pengalaman bullying sedang dan 3,6% memiliki pengalaman bullying berat.
Project ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Quality Education) target 4.a yakni membangun dan meningkatkan fasilitas pendidikan yang ramah anak, ramah disabilitas, sensitif gender, serta menyediakan lingkungan belajar yang aman, non-kekerasan, inklusif, dan efektif bagi semua.
Secara menyeluruh project ini memberikan kesan yang baru bagi para siswa karena adanya antusias siswa yang memberikan perhatian dan bersemangat saat acara berlangsung, dalam sesi sharing session siswa juga memberikan respon dan membiarkan pemateri masuk untuk memberikan beberapa pertanyaan dan perhatian bagi siswa yang pernah dan sedang mengalami tindak bullying di kesehariannya. pada akhir acara para siswa dan siswi diminta untuk memberikan kesan dan harapan maupun feedback mengenai materi dan harapan para siswa maupun siswi kedepannya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan sekolah yang lebih aman dan penuh dengan empati antara para siswa maupun dengan guru.
Kegiatan Sosialisasi Anti Bullying : Cool Kids Don’t Bully Untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Aman. Dengan audiens 23 anak SD kelas 4 sebagai upaya membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Sosialisasi ini dilaksanakan melalui metode mendongeng dan bercerita, sehingga materi dapat diterima dengan cara yang menyenangkan, mudah dipahami, dan sesuai dengan usia peserta.
Kegiatan ini juga bekerja sama dengan komunitas Sahabat Belajar, yang diwakili oleh 2 orang anggota. Dalam pelaksanaannya, kedua perwakilan komunitas berperan sebagai pendongeng sekaligus fasilitator yang memandu interaksi, diskusi ringan, dan refleksi bersama anak-anak mengenai bentuk-bentuk bullying serta cara bersikap berani, baik, dan saling menghargai.
Sosialisasi Anti Bullying ini dilaksanakan pada hari Jumat, 21 November 2025, bertempat di SDN Airlangga 1 Surabaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu memahami bahwa tindakan bullying tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh empati.

Gambar 1. Pelaksanaan Kegiatan di SDN AIRLANGGA 1 Surabaya.

Gambar 2. Komunitas Sahabat Belajar sedang melakukan kegiatan mendongeng dalam sesi Sosialisasi Anti Bullying di SDN Airlangga 1 Surabaya.
Melalui kegiatan sosialisasi Sustainable Development anti bullying disarankan agar sekolah memperkuat edukasi anti bullying melalui pendekatan yang ramah anak seperti mendongeng dan diskusi interaktif, serta melibatkan guru dan orang tua dalam pemantauan perilaku siswa. Kebijakan yang perlu diterapkan mencakup sistem pelaporan yang aman dan mudah diakses, pelatihan guru untuk deteksi dini dan penanganan bullying, serta pembentukan tim siswa sebagai agen perubahan. Selain itu, penting bagi sekolah dan mitra seperti Dispendik dan komunitas untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, empatik, dan bebas dari kekerasan.
Referensi
Budiawati, A. D. (2024, July 19). Bullying bisa terjadi di sekolah, siswa SD jadi korban terbanyak.
Universitas Airlangga. (2025, Juni 25) Intervensi berbasis sekolah untuk meningkatkan kesadaran terhadap bullying di kalangan siswa sekolah dasar di Surabaya,Indonesia.
