Steps To Safety Bersama BPBD Surabaya

Ditulis oleh Walda Okvi Juliana Ningsih, Adiasri Putri Purbantina, Januari Pratama Nurratri T, Rizza Lailavega, Khansa Tsabita, Hanum Alfina Damayanti, Adeline Raj Aura, Annisa Diah Pitaloka.

Surabaya, 1 November 2024 – Project kami berjudul Step to Safety : langkah tanggap bencana untuk generasi siaga. Pada kegiatannya, kami berusaha membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menangani bencana alam. Peserta target merupakan siswa/siswi kelas 5 SD dengan usia rata-rata 11 tahun yang berjumlah 40 anak. Melalui kerja sama dengan bidang humas SD terkait dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, kami berhasil menjalankan project ini di SDN Rungkut Menanggal 1.

Berlokasi di jalan Rungkut Barata IX No 3, Rungkut Menanggal Kec. Gunung Anyar, Surabaya, SDN Rungkut menanggal 1 sendiri merupakan sekolah ramah lingkungan yang mendukung program Surabaya Eco School. Hal ini membuat SDN Rungkut menanggal 1 sudah tidak asing dengan aksi-aksi yang mendukung SDGs. Dari sinilah timbul keinginan kami untuk memberikan edukasi pengantar seputar SDGs yang akan kami targetkan. Kami juga menggandeng BPBD sebagai institusi pemerintah untuk menjelaskan lebih dalam mengenai materi mitigasi, adaptasi, dan peringatan dini untuk mengurangi dampak bencana. BPBD dirasa sesuai sebagai mitra untuk project ini dikarenakan perannya yang aktif dalam penanggulangan bencana di Surabaya. BPBD juga memiliki program unggulan seperti Surabaya Bergerak dan sosialisasi mitigasi bencana untuk anak TK, SD, SMP, SMA, dan Pekerja Kantoran.

Pengusungan Project ini didasari kurikulum SD yang kami rasa masih kurang dalam membahas tentang sikap apa yang sebaiknya diambil saat menjumpai suatu bencana. Hal tersebut menyebabkan anak-anak menjadi salah satu kluster yang rentan terdampak bencana. Melalui Project ini, kami berupaya mewujudkan goals pada target SDGs 13.1 dan 13.3. Goals target SDGs 13.1 yang berusaha kami capai adalah memperkuat ketahanan dan kapasitas adaptasi terhadap bahaya terkait iklim dan bencana alam di semua negara. Sedangkan goals pada SDGs target 13.3 yang berusaha kami capai adalah meningkatkan
pendidikan, peningkatan kesadaran, serta kapasitas manusia dan kelembagaan dalam mitigasi, adaptasi, pengurangan dampak, dan peringatan dini perubahan iklim.

Berangkat dari goals yang berusaha kami capai, pihak BPBD telah berperan aktif dalam pemenuhan goals yang ingin dicapai melalui penyampaian materi. Materinya meliputi pembelajaran mengenai jenis-jenis bencana dan penyebabnya, benda-benda yang harus dijauhi ketika terjadi bencana, hal apa saja yang harus dibawa saat terjadi bencana, dan cara menyelamatkan diri dari bencana yang bisa anak-anak SD lakukan. Tak hanya itu, untuk memastikan anak-anak SD yang terlibat memahami apa yang disampaikan, pihak BPBD juga melakukan simulasi bencana agar anak-anak bisa mengimplementasikan apa yang telah dipaparkan sebelumnya. Di samping itu, kelompok kami juga melaksanakan kuis berhadiah dengan maksud yang sama. Anak-anak mengikuti simulasi bencana dan kuis dengan antusias, bahkan beberapa anak sangat bersemangat maju ke depan untuk memperagakan cara menyelamatkan diri dan menjawab kuis. Semua kegiatan telah terlaksana seperti jadwal.

Kami menyempatkan diri untuk berfoto dengan anak-anak SD beserta pihak BPBD. Kegiatan ini merupakan salah satu pengalaman berharga yang kami dapat selama menjalankan masa studi, sekaligus dapat menjadi sarana berbagi ilmu pengetahuan. Kami berharap, ilmu pengetahuan yang kami bagikan dapat berguna bagi anak-anak SD yangterlibat di masa yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *