Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik (FISBP) UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan Workshop Kurikulum bertajuk “Menuju Unggul Dalam Akreditasi LAMSPAK”. Kegiatan yang berlangsung di LABIRIN (Laboratory and Inventory of International Relations) tersebut menghadirkan Falih Suaedi, dosen Prodi S3 Ilmu Politik, Universitas Airlangga sekaligus Asesor LAMPSPAK sebagai narasumber utama (10/9).
Diah Ayu Wulandari, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan Program Studi HI menghadapi akreditasi LAMSPAK tahun 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mendalam kepada sivitas akademika terkait mekanisme, standar, serta indikator utama dalam proses akreditasi.
Selaras dengan Diah, Ario Bimo Utomo, selaku Koordinator Program Studi Hubungan Internasional menuturkan bahwa akreditasi tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan program studi. Menurutnya, persiapan yang matang dan kolaborasi seluruh sivitas akademika menjadi kunci penting dalam mencapai predikat unggul.
Selanjutnya, Falih Suaedi dalam pemaparannya menjelaskan berbagai strategi penyusunan dokumen akreditasi, mulai dari Laporan Evaluasi Diri (LED), Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), hingga persiapan menghadapi asesmen lapangan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan publikasi ilmiah, tracer study alumni, dan konsistensi dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari indikator penilaian LAMSPAK. “Akreditasi merupakan refleksi dari kualitas tata kelola, capaian pembelajaran, dan komitmen institusi dalam menjaga mutu pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan workshop dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber dan peserta. Melalui kegiatan ini, Program Studi Hubungan Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur berharap dapat memperkuat koordinasi internal serta menyusun langkah strategis guna mewujudkan target akreditasi unggul pada tahun 2026.
