INTEGRATED RESEARCH IN DEVELOPMENT AND INTERNATIONAL RELATIONS (IRDIR)

Profil

Integrated Research in Development and International Relations (IRDIR)
adalah kelompok riset multidisipliner yang berfokus pada kajian pembangunan dan
hubungan internasional secara terpadu. Ruang lingkup kelompok riset ini meliputi
namun tidak terbatas pada kajian strategi, pembangunan, hukum internasional, dan
gender. Kelompok riset ini berupaya untuk memadukan kebijakan global dan dinamika
sosial-politik untuk menghasilkan penelitian empiris yang relevan bagi akademisi,
pembuat kebijakan, dan masyarakat luas.

Visi


Menjadi kelompok riset unggulan yang menghasilkan penelitian multidisiplin yang
berkontribusi pada pembangunan melalui inovasi kebijakan, kolaborasi, dan solusi
berkelanjutan berlandaskan nilai unggul dan bela negara.

Misi


  1. Menghasilkan penelitian multidisiplin yang mengintegrasikan pembangunan,
    hubungan internasional, strategi, hukum internasional, dan perspektif gender untuk
    mendukung pengambilan kebijakan berbasis empiris.
  2. Mendorong inovasi kebijakan dan praktik pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan nasional maupun global.
  3. Memfasilitasi kolaborasi nasional dan internasional antara akademisi, pemerintah, masyarakat sipil dan lembaga strategis untuk memperkuat implementasi solusi pembangunan.
  4. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan,
    lokakarya, dan publikasi ilmiah agar mampu menghadirkan solusi inovatif bagi
    pembangunan dan tata kelola strategis.

Tujuan

Kelompok riset Integrated Research in Development and International Relations
memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Menghasilkan kajian strategis yang inovatif melalui penelitian multidisipliner yang berkualitas dan berbasis bukti, untuk memahami dinamika global serta implikasinya terhadap pembangunan dan strategi kebijakan di Indonesia.
  2. Memberikan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan solutif bagi pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, guna meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekonomi global, transformasi digital, dan hubungan internasional.
  3. Memperkuat kolaborasi nasional dan internasional dengan akademisi, institusi pemerintah, organisasi internasional, dan sektor industri, untuk memperluas jangkauan, kualitas, dan dampak hasil riset.
  4. Menghasilkan publikasi ilmiah, laporan kebijakan, dan analisis strategis yang
    menjadi referensi utama bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat
    dalam menghadapi tantangan global terkait pembangunan dan strategi nasional.
  5. Mendiseminasikan hasil penelitian melalui jurnal nasional dan internasional
    bereputasi, konferensi, seminar, dan diskusi akademik, sehingga memberikan
    kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan publik.

Struktur Organisasi

  1. Ketua Kelompok Riset
    Tugas dan fungsi:
    • Mengkoordinasikan dan mengawasi seluruh kegiatan penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
    • Menjadi penanggung jawab utama terhadap capaian luaran riset dan akuntabilitas akademik.
    • Mewakili kelompok riset dalam kerja sama internal maupun eksternal, baik nasional
      maupun internasional.
  2. Koordinator Klaster Kajian Strategis
    Tugas dan fungsi:
    • Mengembangkan dan mengoordinasikan agenda riset terkait kajian strategis, keamanan, dan dinamika global.
    • Memfasilitasi kolaborasi penelitian dalam klaster kajian strategis.
    • Mendorong publikasi dan analisis kebijakan berbasis hasil riset strategis.
    • Melaporkan perkembangan kegiatan klaster kepada Koordinator Program/Riset dan
      Ketua Kelompok Riset.
  3. Koordinator Klaster Pembangunan dan Gender
    Tugas dan fungsi:
    • Mengembangkan penelitian terkait pembangunan berkelanjutan, kesetaraan gender dan inklusivitas sosial.
    • Mengintegrasikan perspektif gender dalam agenda penelitian kelompok riset.
    • Mendorong publikasi dan rekomendasi kebijakan yang berorientasi pada pembangunan inklusif.
    • Mengkoordinasikan anggota klaster dalam kegiatan penelitian dan diseminasi.
  4. Koordinator Klaster Hukum Internasional
    Tugas dan fungsi:
    • Mengembangkan agenda riset di bidang hukum internasional, norma global dan tata kelola internasional.
    • Mengkaji implikasi hukum internasional terhadap kebijakan pembangunan dan strategi nasional.
    • Mendorong penyusunan publikasi ilmiah dan policy brief berbasis analisis hukum internasional.
    • Melaporkan hasil dan perkembangan kegiatan klaster kepada Koordinator Program/Riset.

Roadmap Kelompok Peneliti

  • Tahun Pertama : Kelompok riset berfokus pada penguatan fondasi konseptual dan pemetaan isu strategis dalam kajian hubungan internasional, pembangunan, gender, dan hukum internasional. Riset diarahkan pada pengembangan kerangka teoritik multidisipliner yang menjadi basis analisis jangka menengah dan panjang. Target luaran tahun pertama mencakup satu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus yang menekankan pengembangan konsep atau kerangka analitis, serta dua artikel pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 yang berfokus pada kajian konseptual dan pemetaan isu strategis Indonesia dalam konteks global.
  • Tahun Kedua : Riset bergerak ke arah analisis kebijakan yang lebih aplikatif dengan menekankan keterkaitan antara pembangunan, strategi negara, gender mainstreaming, dan kepatuhan terhadap hukum internasional. Penelitian mulai menggunakan studi kasus dan pendekatan empiris untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis riset. Target luaran tahun kedua adalah satu artikel Scopus yang menganalisis kebijakan pembangunan dan strategi Indonesia dalam konteks global, serta satu artikel SINTA 2 yang mengulas hasil penelitian tematik dan implikasinya terhadap kebijakan publik nasional maupun sektoral.
  • Tahun Ketiga : Difokuskan pada perluasan jejaring dan kolaborasi riset nasional dan internasional, khususnya dalam kajian regionalisme, keamanan non-tradisional, isu gender dalam konflik dan perdamaian, serta perkembangan norma internasional. Penelitian dilakukan secara kolaboratif dengan mitra akademik dan institusional. Target luaran tahun ketiga meliputi satu artikel Scopus hasil kolaborasi internasional atau lintas institusi yang membahas isu regional atau global, artikel SINTA 1 atau 2, dan diseminasi pada konferensi Internasional yang mendokumentasikan temuan empiris dan analisis kebijakan dari perspektif Indonesia.
  • Tahun Keempat : kelompok riset menitikberatkan pada inovasi kebijakan dan penguatan dampak riset terhadap pembangunan. Kajian diarahkan pada human security, keadilan gender dan inovasi pembangunan yang relevan dengan tantangan nasional dan global. Target luaran tahun keempat adalah satu artikel Scopus yang menyoroti inovasi kebijakan dan kontribusi teoritis maupun praktis terhadap studi pembangunan dan strategi global, artikel terakreditasi SINTA berfokus pada rekomendasi kebijakan dan evaluasi implementasi kebijakan publik.
  • Tahun Kelima : Kelompok riset memusatkan agenda penelitiannya pada analisis dampak pembangunan sebagai bentuk konsolidasi dan refleksi kritis atas kebijakan, strategi, dan intervensi pembangunan yang telah diimplementasikan baik di tingkat nasional maupun dalam kerangka kerja sama internasional. Fokus utama diarahkan pada identifikasi best practices, policy gaps, dan implikasi jangka panjang dari kebijakan pembangunan dan strategi internasional Indonesia. Riset juga menyoroti bagaimana integrasi perspektif gender dan prinsip hukum internasional berkontribusi terhadap pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.