Penelitian Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur diarahkan untuk mendukung pencapaian visi universitas, yaitu menjadi universitas unggul berkarakter bela negara. Dalam kerangka tersebut, penelitian di Program Studi Hubungan Internasional dikembangkan untuk menghasilkan kontribusi keilmuan yang relevan dengan kepentingan nasional, dinamika global, serta penguatan ketahanan nasional, sejalan dengan misi universitas dalam mengembangkan budaya riset yang berdaya guna dan berkelanjutan
a) Memiliki peta jalan yang memayungi tema penelitian dosen dan mahasiswa

Program Studi Hubungan Internasional memiliki peta jalan penelitian yang jelas, terdokumentasi, dan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan penelitian dosen dan mahasiswa. Peta jalan penelitian program studi merupakan turunan dari Roadmap Penelitian FISIP UPN Veteran Jawa Timur serta Rencana Strategis Penelitian UPN Veteran Jawa Timur Tahun 2020–2024 yang dikelola oleh LPPM, dengan bidang Sosial Humaniora sebagai salah satu fokus unggulan penelitian universitas. Peta jalan ini juga disusun dengan mengacu pada Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017–2045 serta Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020–2024, khususnya pada isu-isu riset sosial, kebijakan publik, ketahanan nasional, dan tata kelola global. Pada tingkat program studi, peta jalan penelitian Hubungan Internasional dirumuskan dalam Rencana Strategis Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prodi HI Tahun 2020–2024. Peta jalan ini menjadi acuan strategis bagi dosen Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Tmur dalam merancang penelitian yang relevan bagi pengembangan keilmuan, pencapaian indikator kinerja prodi berupa publikasi, HKI, serta pembelajaran berbasis riset. Peta jalan ini menjadi payung strategis yang memastikan seluruh penelitian dosen dan mahasiswa bergerak dalam satu arah pengembangan keilmuan yang konsisten dan berkelanjutan.
b) Dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian sesuai dengan agenda penelitian dosen yang merujuk kepada peta jalan penelitian
Pelaksanaan penelitian dosen di Program Studi Hubungan Internasional dilaksanakan sesuai dengan agenda penelitian dosen yang telah ditetapkan dalam roadmap kepakaran individu dan roadmap rumpun ilmu. Setiap dosen memiliki peta kepakaran yang mengaitkan bidang keahlian akademik dengan isu strategis rujukan RIRN dan PRN serta isu strategis institusional UPN Veteran Jawa Timur. Dengan demikian, penelitian dosen dilaksanakan secara terencana, terarah, dan selaras dengan peta jalan penelitian program studi.
Mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan penelitian melalui beragam variasi skema, termasuk integrasi mahasiswa ke dalam agenda penelitian dosen, penulisan tugas akhir, ataupun penulisan artikel jurnal ilmiah bersama antara dosen dan mahasiswa. Integrasi penelitian juga dilakukan ke dalam pengembangan proses pembelajaran. Pendekatan ini memastikan adanya kesinambungan antara penelitian dosen dan mahasiswa, serta mendorong peningkatan kualitas akademik dan relevansi penelitian terhadap pengembangan prodi. Implementasi sinergi tersebut menghasilkan penelitian yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berdampak langsung pada kontribusi penyelesaian permasalahan nyata di masyarakat sekitar. Beberapa contoh integrasi penelitian yang melibatkan mahasiswa diantaranya adalah; dalam rumpun Politik Keamanan Internasional diantaranya adalah “Navigating Challenges in the Penta Helix Model: Collaborative Strategies and Obstacles in Countering Extremism in Surabaya, Indonesia” yang melibatkan kolaborasi antara dosen Prihandono Wibowo, Renitha Dwi Hapsari, M. Chasif Ascha serta mahasiswa seperti Afissa Hanani Oktavia dan Salsa Febiola Gading. Dalam rumpun Ekonomi Politik Internasional : Nation branding “wonderful indonesia” through collaboration with tiktok to promote Indonesian tourism yang melibatkan kolaborasi antara mahasiswa Wahyuni Maulida dan dosen Resa Rasyidah. Dalam rumpun Glokalisasi : Green Sister City Cooperation of Surabaya and Kitakyushu: Beyond Ceremonial Paradiplomacy yang dihasilkan dari kolaborasi antara dosen Ario Bimo Utomo dan mahasiswa Fany Widiana.
c) Melakukan evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan
Program Studi Hubungan Internasional bersama LPPM UPN Veteran Jawa Timur secara berkala melakukan evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan penelitian yang telah ditetapkan. Evaluasi dilaksanakan melalui mekanisme monitoring dan evaluasi (monev) penelitian yang merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu internal universitas. Evaluasi dilakukan oleh LPPM untuk menjamin kualitas dan relevansi penelitian. Proses evaluasi mencakup penilaian kesesuaian topik penelitian dengan klaster riset unggulan, relevansi terhadap isu strategis nasional dan institusional, serta ketercapaian luaran penelitian.
Evaluasi dilakukan pada tahap perencanaan proposal penelitian, pelaksanaan penelitian, hingga capaian luaran penelitian. Mekanisme ini memastikan bahwa seluruh kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa tetap berada dalam koridor peta jalan penelitian serta mendukung pencapaian sasaran strategis penelitian universitas dan program studi
Selain oleh LPPM, evaluasi penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan juga dilakukan di tingkat prodi. Evaluasi dilakukan pada rapat internal prodi Hubungan Internasional yang melibatkan seluruh dosen. Evaluasi dilakukan dengan mendata penelitian dan luaran yang dihasilkan dosen Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur dan menganalisa trennya setiap tahun. Evaluasi ini dilakukan untuk mengusahakan agar proses maupun luaran penelitian relevan sejalan dengan orientasi pengembangan prodi Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur.
d) Menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi penelitian dan pengembangan keilmuan Program Studi
Hasil evaluasi kesesuaian penelitian dimanfaatkan sebagai mekanisme umpan balik berkelanjutan dalam pengembaganan penelitian Program Studi Hubungan Internasional. Temuan evaluasi digunakan sebagai dasar untuk perbaikan relevansi penelitian, pembentukan kelompok riset, serta penyempurnaan agenda penelitian dosen. Selain itu, hasil evaluasi dimanfaatkan untuk memperkuat integrasi penelitian dengan pengajaran di kelas. Topik yang relevan diintegrasikan dengan materi perkuliahan dalam bentuk studi kasus maupun proyek mahasiswa. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat aktual sesuai konteks perkembangan di masyarakat. Dengan mekanisme ini, penelitian di Program Studi Hubungan Internasional tidak hanya memenuhi standar mutu akademik, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan dan pencapaian prioritas penelitian universitas.
