Dosen Prodi Hubungan Internasional UPN “Veteran” Jatim Perluas Jejaring Akademik Global melalui Youth Symposium di The University of Tokyo

Program Studi Program Studi Hubungan Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi akademik melalui partisipasi aktif dosennya dalam forum ilmiah internasional. Kali ini, dua dosen Prodi Hubungan Internasional, yakni Diah Ayu Wulandari, S.Pd., M.A. dan Dewi Fortuna Sari, S.IP., M.Law., berkesempatan menjadi presenter dalam kegiatan The 2025 Youth Symposium: The Intersection of Research, Civil Society, and Young People in East Asia yang diselenggarakan oleh The University of Tokyo, Jepang, pada 22–24 Agustus 2025.

Kegiatan internasional tersebut merupakan forum akademik yang mempertemukan para akademisi, peneliti muda, mahasiswa, serta perwakilan organisasi masyarakat sipil dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu-isu strategis terkait perkembangan kawasan Asia Timur. Mengusung tema mengenai keterkaitan antara riset, masyarakat sipil, dan peran generasi muda, forum ini menjadi ruang dialog multidisipliner yang mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam menjawab tantangan global dan regional.

Partisipasi dosen Prodi Hubungan Internasional dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sivitas akademika UPN “Veteran” Jawa Timur terus aktif mengambil bagian dalam percakapan akademik global. Dalam forum tersebut, para peserta tidak hanya mempresentasikan hasil riset masing-masing, tetapi juga terlibat dalam berbagai sesi diskusi panel, forum networking, dan pertukaran gagasan dengan akademisi dari berbagai universitas dan lembaga internasional. Momentum ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas jejaring kolaborasi, baik dalam bidang penelitian, pengajaran, maupun pengembangan program akademik lintas negara.

Keikutsertaan dalam Youth Symposium di Tokyo ini juga mencerminkan upaya berkelanjutan Prodi Hubungan Internasional dalam memperkuat budaya riset dan mendorong dosen untuk terus berkontribusi pada forum-forum internasional bereputasi. Dalam konteks pendidikan tinggi saat ini, internasionalisasi bukan hanya diukur dari mobilitas akademik, tetapi juga dari kemampuan institusi dan dosennya untuk terlibat aktif dalam produksi serta diseminasi pengetahuan pada level global.

Lebih jauh, kehadiran dosen Prodi Hubungan Internasional dalam forum akademik internasional seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Pengalaman dan perspektif global yang diperoleh selama kegiatan dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran, sehingga mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih kontekstual dan relevan dengan dinamika hubungan internasional kontemporer.

Partisipasi ini sekaligus mempertegas komitmen UPN “Veteran” Jawa Timur dalam mendukung pencapaian visi sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global. Melalui keterlibatan aktif dosen dalam forum internasional, Prodi Hubungan Internasional terus membangun reputasi akademik yang kuat, memperluas jejaring kelembagaan internasional, serta mendorong terciptanya kolaborasi akademik yang berkelanjutan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *